Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2013

TEORI AKUNTANSI; KONVERGENSI PSAK KE IFRS DI INDONESIA

IFRS ( International Financial Reporting Standard ) merupakan pedoman penyusunan laporan keuangan yang diterima secara global. Sejarah terbentuknya pun cukup panjang dari terbentuknya IASC/ IAFC, IASB, hingga menjadi IFRS seperti sekarang ini. Jika sebuah negara menggunakan IFRS , berarti negara tersebut telah mengadopsi sistem pelaporan keuangan yang berlaku secara global sehingga memungkinkan pasar dunia mengerti tentang laporan keuangan perusahaan di negara tersebut berasal. Indonesia pun akan mengadopsi IFRS secara penuh pada 2012 nanti, seperti yang dilansir IAI pada peringatan HUT nya yang ke – 51. Dengan mengadopsi penuh IFRS , laporan keuangan yang dibuat berdasarkan PSAK tidak memerlukan rekonsiliasi signifikan dengan laporan keuangan berdasarkan IFRS . Adopsi penuh IFRS diharapkan memberikan manfaat : 1. memudahkan pemahaman atas laporan keuangan dengan menggunakan SAK yang dikenal secara internasional 2. meningkatkan aru

PENGERTIAN IFRS DAN STRUKTUR IFRS

  Struktur IFRS International Financial Reporting Standards mencakup: International Financial Reporting Standards (IFRS) – standar yang diterbitkan setelah tahun 2001 International Accounting Standards (IAS) – standar yang diterbitkan sebelum tahun 2001 Interpretations yang diterbitkan oleh International Financial Reporting Interpretations Committee (IFRIC) – setelah tahun 2001 Interpretations yang diterbitkan oleh Standing Interpretations Committee (SIC) – sebelum tahun 2001 (www.wikipedia.org) Secara garis besar ada empat hal pokok yang diatur dalam standar akuntansi. Yang pertama berkaitan dengan definisi elemen laporan keuangan atau informasi lain yang berkaitan. Definisi digunakan dalam standar akuntansi untuk menentukan apakah transaksi tertentu harus dicatat dan dikelompokkan ke dalam aktiva, hutang, modal, pendapatan dan biaya. Yang kedua adalah pengukuran dan penilaian. Pedoman ini digunakan untuk menentukan nilai dari suatu elemen laporan keu

AKUNTANSI INTERNASIONAL:PERBANDINGAN AKUNTANSI KEUANGAN INTERNASIONAL ( II )

PENDAHULUAN Pada materi ini kita akan menekankan pada sistem akuntansi negara berkembang pilihan dengan menggunakan klasifikasi budaya daam mengidentifikasi sebagaimana bab terdahulu sebagai dasar pembahasan. Kita meninjau system akuntansi dari India dan Malaysia sebagai perwakilan dari area kebudayaan anglo-american; Brazil, Argentina dan Meksiko sebagai wakil dari Negara latin; Cina, Indonesia dan Thailand sebagai wakil dari negara Asia; Polandi, Rusia dan Republik Ceko sebagai wakil dari Negara Eropa Timur. Sebelum membandingkan Negara-negara tersebut adalah penting untuk mengetahui situasi ekonomi rata-rata dari setiap Negara secara keseluruhan.. AKUNTANSI ANGLO - AMERIKA Akuntansi anglo-amerika bisa ditemukan pada Negara-negara dimana Inggris telah memiliki pengaruh kolonial yang kuat, seperti Australia , Kanada, Hongkong, India, Irlandia, Kenya, Malaysia, New Zealand, Nigeria, Singapura, dan Afrika selatan. Negara-negara tersebut cenderung lebih

TEORI AKUNTANSI:Konvergensi ke IFRS di Indonesia: Tujuan dan Manfaat

  Konvergensi ke IFRS di Indonesia Indonesia saat ini belum mewajibkan bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia menggunakan IFRS melainkan masih mengacu kepada standar akuntansi keuangan lokal. Dewan Pengurus Nasional IAI bersama-sama dengan Dewan Konsultatif SAK dan Dewan SAK merencanakan tahun 2012 akan menerapkan standar akuntansi yang mendekati konvergensi penuh kepada IFRS. Dari data-data di atas kebutuhan Indonesia untuk turut serta melakukan program konverjensi tampaknya sudah menjadi keharusan jika kita tidak ingin tertinggal. Sehingga, dalam perkembangan penyusunan standar akuntansi di Indonesia oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) tidak dapat terlepas dari perkembangan penyusunan standar akuntansi internasional yang dilakukan oleh International Accounting Standards Board (IASB). Standar akuntansi keuangan nasional saat ini sedang dalam proses secara bertahap menuju konverjensi secara penuh dengan International Financial Reporting Standa

AKUNTANSI INTERNASIONAL: Analisis Laporan Keuangan Internasional

  Bagian ini menguji pentingnya perbedaan dalam akuntansi internasional dari perspektif analisa laporan keuangan. Kita juga akan menilai tingkat perbedaan sistematis negara-negara tetangga sebagai dampak dari perbedaan prinsip-prinsip akuntansi pada ukuran aktiva dan pendapatan. Untuk kepentingan analisis keuangan, tidak hanya diperlukan untuk menyadari perbedaan akuntansi internasional tetapi juga mampu menilai dampaknya pada aktiva dan pendapatan serta indikator utama dan perbandingan yang saling terlibat. Sebagai contoh: Earning Per Share, Return On Equity, Leverage (gearing),dan sebagainya. Dalam pelaksanaanya, kita akan melilhat dampak atas perbedaan di dalam prinsip-prinsip akuntansi di seluruh dunia dengan refensi khusus pada suatu pilihan dari negara-negara besar. STRATEGI PENGAMBILAN KEPUTUSAN     Berdasarkan penelitian Akuntasi Internasional Amerika Serikat tentang proyek penghasilan financial berfokuskan pada bentuk dan isi. Klasifikasi dan

AKUNTANSI INTERNASIONAL:PELAPORAN SEGMEN DALAM LAPORAN AKUNTANSI INTERNASIONAL

PENDAHULUAN Pada bagian ini kita akan membahas hal – hal yang menghubungkan pelaporan segmen. Pelaporan segmen adalah inti dari informasi konsolidasi yang melibatkan laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan. PENGGUNA DAN KEGUNAAN INFORMASI SEGMEN Investor akan tertarik pada arus kas masa depan untuk melakukan investasi pada perusahaan karena adanya risiko ketidakpastian arus kas. Mereka tertarik pada penampilan dari perusahaan multinasional (MNE) yang lebih dari pada penampilan elemen spesifik dari aktivitas perusahaan.     Informasi segmen akan membantu investor dalam mengakuinya untuk kombinasi perusahaan – informasi spesifik dengan informasi eksternal. MANFAAT DARI PELAPORAN SEGMEN     Keutungan atau manfaat yang mungkin diperoleh dari data segmen adalah untuk menguji penggunaan varietas dari teknik research. Banyak pada awalnya yang menanyakan pengguna dari informasi tersebut. Karena terdapat beberapa masalah menyebabkan banyak dilak

AKUNTANSI INTERNASIONAL:Akuntansi Internasional dan Konvergensi Global

Tekanan internasional untuk peningkatan komparabilitas akuntansi dan pengungkapan informasi oleh perusahaan, terutama MNEs, muncul atas kepentingan dan perhatian yang berbeda dari banyak kelompok partisipan dan organisasi. Dasar tekanan-tekanan ini adalah kepercayaan fundamental bahwa peningkatan komparabilitas akan memfasilitasi perbandingan internasional yang lebih informatif atas prospek dan kinerja perusahaan. Istilah penyelarasan sering digunakan dengan bebas dan kadang dapat dipertukarkan dengan standardisasi. Namun, penyelarasan menyiratkan suatu pendekatan yang lebih fleksibel dibandingkan standardisasi. Kelompok partisipan utama yang tertarik akan urusan MNEs dan penyelarasan akuntansi internasional sebagai berikut: pemerintah serikat dagang dan karyawan investor (termasuk analis keuangan) banker dan kreditor akuntan dan auditor 1.    PEMERINTAH Peran pemerintah dalam menentukan isi dan sifat laporan perusahaan dan terutama tingk